Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan.
Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan.
Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan.
Tidak ada kebaikan bagi shadaqah kecuali niat yang ikhlas.
Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesihatan dan keamanan

Selasa, 30 November 2010

Sunah Nabi Muhammad SAW

Menjaga Sunnah – Sunnah Nabi SAW Sunnah Nabi / Rosul merupakan hal yang selayaknya kita contoh dan ita amalkan, karena kesunnahan salah satu hal yang sangat disukai Alloh SWT. Berikut ini adalah beberapa sunnah rosul yang diambil dari terjemahan kitab Riyadhus Shalihin Allah Ta’ala berfirman : ”Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah” QS Al-Hasyr : 7. Allah Ta’ala berfirman : ”Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)” QS An-Najm : 3-4. Allah Ta’ala berfirman : ”Katakanlah jika kamu...

Keteladanan Nabi Ibrahim As

Nabi Ibrahim AS adalah salah satu Nabi Alloh SWT yang kedudukannya sangat tinggi dan mulia, nabi Ibrahim juga mempunyai julukan bapaknya para ambiya(nabi). Ada 5 (lima) Sifat atau keteladanan Nabi Ibrahim AS, yang pantas untuk kita teladani, dimana dalam sholatpun kita memberikan sholawat kepada Nabi Ibrahim AS. Dalam QS 16 : 120-121 “Sungguh Ibrahim adalah seorang imam (yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada Allah dan hanif. Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang mempersukutukan Allah)”. Sifat-Sifat Yang Utama Tersebut Meliputi : 1]. Pemimpin atau teladan yang baik Sifat utama dari keteladanan Nabi Ibrahim AS yang pertama adalah Pemimpin atau keteladanan yang baik. Keteladanan yang baik hanya untuk 2 (dua) Nabi saja, yaitu Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW, dalam QS...

Rebonding, Pre-Wedding dan Naik Ojeg diharamkan

Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Lirboyo, Kediri, Jawa Timur mengharamkan pelurusan rambut atau rebonding bagi wanita yang belum menikah. Forum itu juga mengharamkan foto mesra (pre-wedding), sebelum pernikahan. Pengharaman rebonding dilakukan, karena memodifikasi rambut dianggap mengandung unsur tasyabbuh bil fussaq atau menyerupai orang-orang fasik. Selain rebonding, forum itu juga mengharamkan modifikasi rambut dengan gaya punk dan rasta. Sedangkan foto pra nikah atau pre-wedding diharamkan mendekatkan pria dan wanita yang bukan muhrim. “Bagi calon mempelai, hukumnya haram jika terdapat ikhtilat (percampuran laki-laki dan perempuan), kholwat (berduaan) dan kasyful aurat (membuka aurat),” kata putusan tersebut seperti dilansir VIVAnews.com. Sebelum mengeluarkan keputusan ini,...

Ahmad Tantowi Penulis Aliran Surga Eden

CIREBON – Atas dasar apa Ahmad Tantowi mendirikan aliran Surga Eden dan bisa menggauli semua pengikut perempuannya?. Setelah menggerebek dua rumah di Desa Pemengkang, Kecamtan Mundu, Kabupaten Cirebon, petugas dari Polda Jabar kembali melakukan penggeledahan di rumah pimpijan aliran sesat Surga Eden, Ahmad Tantowi, yang berada di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Seperti di dua rumah yang berada di Desa Pamengkang, petugas mengambil seluruh barang bukti yang diduga dijadikan sebagai alat untuk ritual aliran yang diduga sesat ini. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa benda yang kerap dijadikan alat ritual, petugas juga mengamankan buku-buku yang terkait dengan keyakinan aliran ini. Penggeledahan yang dilakukan petugas Polda Jabar ini, diakui salah...

Bentrokan Antar Agama di Mesir

KAIRO – Sekira 24 orang menderita luka-luka di sebelah timur Mesir saat terjadi bentrokan antara warga muslim dan Kristen di negara tersebut. Bentrokan ini juga disertai aksi perusakan serta pembakaran yang dilakukan kedua pihak yang bertikai. Pihak Berwenang Provinsi Marsa Matrouh tempat bentrokan berlangsung, mulai bisa mengatasi keadaan setelah berhasil mengkontrol kobaran api yang disulut oleh para perusuh. “Pihak keamanan berhasil memadamkan api yang membakar tiga rumah dan dua mobil,” imbuh Gubernur Provinsi Marsa Matrouh Ahmed Hussein, seperti dikutip Reuters, Sabtu (13/3/2010). Hubungan antara warga Muslim dan Kristen di Mesir...

kapal Nabi Nuh Di Temukan di Gunung Ararat Turki

Dikisahkan, sekitar 4.800 tahun lalu, banjir bandang menerjang Bumi. Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, Nabi Nuh — nabi tiga agama, Islam, Kristen, dan Yahudi, diberi wahyu untuk membuat kapal besar — demi menyelamatkan umat manusia dan mahluk Bumi lainnya. Cerita tentang bahtera Nabi Nuh dikisah dalam berbagai buku, sejumlah film dan lain-lain. Sejumlah ahli sejarah dari berbagai negara sudah lama penasaran dengan kebenaran kisah ini. Untuk membuktikan kebenaran cerita itulah, kelompok peneliti dari China dan Turki yang tergabung dalam ‘Noah’s Ark Ministries International’ selama bertahun-tahun mencari sisa-sisa perahu legendaris...

Kisah Unik Ketika Bill Gates Bersedekah

“Memangnya ada ya ayat atau hadits tentang sedekah yang bilang : Sedekah itu biar sedikit yang penting ikhlas.?” tanya seorang. “Wah, bentar ya kita cari dulu…” Kalimat “Biar sedikit yang penting ikhlas ini memang sangat identik dengan ibadah yang namanya sedekah ini. Padahal anak TK pun tahu semua yang naanya ibadah itu harus ikhlas seperti Shalat, Puasa, Haji, bahkan berhubungan intim suami -isteripun juga harus ikhlas (Psst.. untuk yang satu ini menurut hadits juga termasuk sedekah lho..). Tapi entah kenapa setiap kata “Sedekah”, kalimat “Biar sedikit yang penting ikhlas” pasti hampir selalu ada dibelakangnya. ( nah, kalau untuk sedekah yg disebutkan terakhir tadi pasti semua nggak setuju kata “sedikit” diikutsertakan. Hehehe) Nah, mari kita coba cari ke rujukan utamanya yaitu...

14 Cara Nabi Muhammad Mendidik Anak

Seperti apakah ketika nabi muhammad mendidik anak-anaknyakala itu? Praktik pendidikan Nabi Muhammad SAW pada anak-anak dapat di gambarkan di bawah ini: 1. Rasulullah senang bermain-main (menghibur) dengan anak-anak dan kadang-kadang beliau memangku mereka. Beliau menyuruh Abdullah, Ubaidillah, dan lain-lain dari putra-putra pamannya Al-Abbas r.a. untuk berbaris lalu berkata, “ Siapa yang terlebih dahulu sampai kepadaku akan aku beri sesuatu (hadiah).”merekapun berlomba-lomba menuju beliau, kemudian duduk di pangkuannya lalu Rasulullah menciumi mereka dan memeluknya. 2. Ketika ja’far bin Abu Tholib r.a, terbunuh dalam peperangan mut’ah,...

Permintaan Maaf Untuk Sahabat

Aku adalah sinar ke indahan yang selalu menghiasi taman langitBersama kami menyatukan warna dan tekad hanya untuk menghiasi nyaAku bukan lah apa-apa di bandingkan teman-teman kuAku tak mampu bersinar sendiri tanpa sahabat ku.Kecerahan dan ke rabun menjadi kelebihan dan kelemahan kami.Saling mengisi dan berbagi menjadi prinsip untuk keceria.Aku bukan lah warna yang terang di antara mereka.Aku hanya lah cahaya pembantu bagi mereka.Tidak mempunyai ke indahan dan ke ahlian.Aku adalah sinar biasa yang selalu membatu mereka.Kesetiaan ku pada mereka menjadi ketegaran ku untuk bersinar.Tetapi terkadang sinar ini meredup melihat ke indahan-keindahan mereka, yang tak ku punya.Ada satu warna yang selalu memotipasi ku agar aku terus bersinar.Bagi ku dia adalah sahabat yang tak bisa di lupakan.Bagi ku...

Kerinduan Yang Terpendam

tahun berganti tahunbulan berganti bulanhari berganti haridiriku disini merindukanmudi setiap hari2ku kau selalu adatapi mengapa kau tak pernah hadir untukkuapakah kau tak tau betapa ku merindukan kasih sayangmu yang selama ini telah menjauhjangan kau biarkan rindu ini terpendam untuk selamanyakarena ku tak sanggup menahan ini semua kasih hadirlah dirimu disetiap waktukujanganlah kau pergi dari hidupkukarena kusangat merindukan kasih sayangmuhanya dirimulah harapan hidupku kasih dengarlah jeritan hatiku yang kian lama semakin merindukanmuI MISS YOU DARL...

Bila..

saat malaam pergiidibelaian waktu yang tlah berlaludihari yg tlah terlewatidi antara desahan hatimu yg resahmngkin msih ada keraguan untukku..…mngkin jua gundahmu msih trbelit dijiwatapikubiarkan smua brlalu dgn masaantara ada & tiadaktk hatimu trtaut pd cntauntk esok yg tak pasti,,untk cinta yg akan teduhuntk waktu yg akan berlaludisini msih ku lukis cinta untu...

Dirimu Dalam Mimpiku

semakin terbesit nama indah tentang muyang menghantui jalan mimpi tidurkumenambah panjang cerita mimpikumengisi sepinya tidurkumeski dalam bayang malamku…. memaniskan rasa pahit dari mumewujudkan harapan di nyata kusemakin lama ku berkelana di tidurkubersama bayang dirimu,,,semakin melekat hati ini,,di nama dirimu,,, sampai kapanpun ku harus berginiku sanggup tinggalkan dunia kuterlelap dalam dunia inibersama mu yang menemani mimpiku,...

Sepenggal Kisah Menanti

kurenangi bait-bait kehampaan,di tengah tumpukan bahasayang makna tak kumengerti,sekadar menghadirkan ilusi dirimutuk menemani kesibukanku. kaukah tak tahu,bahwa aku mencintauntuk senantiasa merindukanmu,ataukah aku tak tahu,bahwa engkau merindu,mengharap cintaku. katakan gadisku!jangan kau kulum senyum dalam rindu.sepenggal kisah menanti,kita ukir bersa...

Realita Cinta

emosi melumat pikiranyang terbawa modernisasikasih sayang bukan hanya sekedar katapikiran yang berbuahtak sejalan dengan makna kasih sayang itu sendiri aku mencintaimubukan berarti aku berhak atasmuengkau adalah burungyang bebas melayang setinggi angkasadan aku adalah mentariyang selalu menghangatdalam setiap kepakan sayapmu engkau tak perlu ragu, bahwa suatu saat nantiaku akan sedingin salju abaditidak, itu tak akan terjadisebab mentariku tak pernah berhenti menyalamembakar kepakanmu terkadang cinta tak sejalandengan realita cinta itu sendiriego yang munafikmencampakkan setiap kepakan dara yang dihangatinyadan bukankah kasih sayangadalah wujud dari cinta itu sendiri?...

Kegagalan Berbuah Iman

Tuhan...dia terlalu indah tuk dilupakan…terlalu sedih jika dikenang…betapa hatiku bersedih…mengenang semua yang berasal darinya… Tuhan…masih membekas bayangan akan dirinya…yang telah mengisi relung hatiku…disetiap sapaannya… serta disetiap kata-katanya…mengandung keceriaannya… Tuhan…hamba memang lemah…tapi mengapa dia memberikanku harapan?seraya harapannya aku pun langsung melayang…langksana burung yang bebas kemana-mana… Tuhan…kini ku telah jatuh dari langit dan hancur berkeping-keping…tertembak oleh peluru yang tepat pada bagian sayapku…sekarang aku pun tau… harapan itu palsu…sayapku pun sudah rapuh dan tak bisa terbang kembali… Tuhan…andaikan hamba boleh memilih…hamba kan memilih menjadi bagian dari lautan-Mu…karena sekalinya ternodai…ia kan cepat kembali bersih dan tertata seperti semula…...

Senin, 29 November 2010

CHAPTER 1: SI PETASAN INJAK

"Mas Ray!"Petasan injak itu lagi!"Lho, kok Mas Ray cuek begitu sih?" Kishi menarik kursi ke dekat Ray. "Aku kan nggak pernah dapat B. Selalu C, itu pun setelah belajar sampai jungkir balik.""Kalau tidak bisa kimia, kenapa nekat masuk Perminyakan?""Kalau tidak masuk Perminyakan, tidak akan ketemu Mas Ray kan?" Kishi tersenyum manis.Gadis ini! gerutu Ray dalam hati. Selalu saja bisa menangkis semua kata-katanya. Ray menoleh. Menatap ke arah Kishi sekilas. Gadis itu bahkan tidak menyadari kalau kehadirannya benar-benar mengganggu konsentrasi Ray."Kemari cuma mau lapor hasil ujianmu?""Mas Ray keberatan aku datang kemari, ya?" Kishi menatap profil samping Ray. Cowok itu masih saja menatap lurus ke arah kanvasnya."Bisa kan menjawab pertanyaan dulu sebelum bertanya balik?" tegur Ray.Kishi terkekeh....

CHAPTER 2: CINTAKAH DIA?

"Nanti ke rumah Ray?""Mungkin. Kenapa?"Tito mengeluarkan amplop coklat dari dalam ranselnya. "Titip ini buatnya. Dan ingatkan dia, Kish. Wisudanya bulan depan. Dia harus datang mengurus administrasi. Jangan lupa bawa foto.""Oke.""Trims." Tito melambai sambil menjauh."Kenapa harus kamu yang merawat bayi besar itu?" tanya Warnie setelah Tito berlalu. "Mengingatkannya makan. Bahkan sekarang mengingatkan untuk acara wisudanya. Sementara dia sendiri tidak ingat apa-apa selain melukis.""Bayi besar yang mana?""Tentu saja Ray! Siapa lagi?""Oo." Kishi tersenyum manis. Kalau bukan aku, siapa lagi? Lagipula, Mas Ray banyak membantuku.""Kimia?" Warnie mencibir. "Sebenarnya tanpa dia pun kamu bisa.""Biar saja. Mas Ray toh tidak keberatan.""Apa yang kamu cari darinya, Kish?""Tidak ada.""Kamu tidak...

HAPTER 3: SEGALANYA TENTANG RAY

Ray melangkah ke dalam. Melewati ruang makan dan terhenti di dapur."Mam!""Hai, Ray. Dari mana?""Jalan-jalan sebentar.""Tadi Kishi kemari. Lebih dari sejam menunggumu.""Ada pesan?""Dia tinggalkan memo dan amplop. Mama taruh di atas kulkas."Ray menjangkau atas kulkas dan menemukan secarik memo kecil tertindih amplop coklat.Titipan Tito. Katanya bulan depan Mas Ray diwisuda. Bawa foto dan urus administrasinya di sekretariat. Kishi.Kemajuan!Ray tersenyum tipis. Biasanya gadis itu tidak pernah cukup menulis memo dengan selembar kertas kecil begini."Sudah makan, Ray?""Tadi sudah makan di jalan. Ray ke paviliun dulu.""Oo, hampir lupa." Mama meninggalkan blendernya. Menghampiri Ray, menatap putranya lembut. "Ada tamu untukmu. Dia sudah hampir setengah jam menunggu. Katanya mau menunggu di paviliun...

CHAPTER 4: RAY DAN IKA

"Ray!""Kapan kembali?""Kemarin. Aku meneleponmu tapi kamu keluar. Jadi hari ini aku kemari."Ika masih saja cantik, seperti dulu. Lebih cantik malah. Tapi membuat Ray merasa sangat asing."Masih suka melukis, Ray?""Seperti yang kamu lihat.""Kudengar kamu sudah lulus. Selamat, ya? Kapan wisudanya?""Bulan depan."Genggaman tangannya pun sudah terasa lain. Ika yang kembali sekarang sudah terasa lain. Ika yang kembali sekarang bukan seperti Ika yang dilepasnya pergi dulu."Tempat ini tidak pernah dibereskan, ya?" Ika mengalihkan pembicaraan. Mencoba mencairkan kedinginan Ray."Kadang-kadang." Kalau Kishi datang dan Ray tidak sedang melukis. Ray akan berselonjor di sofa panjang, mendengarkan kicauan petasan injak itu dan membiarkan gadis itu menata paviliunnya sesuka hati."Bagaimana kalau kita...

CHAPTER 5: AIRMATAKU MENITIK

"Ada telepon untuk Kishi, Mam?""Tidak." Mama mendongak, menatap Kishi sambil berkerut. "Kamu nunggu telepon dari siap sih, Kish? Penting ya sampai nanyain tiap hari?"Kishi tersenyum pahit. Menggeleng perlahan. Jadi Warnie benar. Dia memang tidak berarti apa pun untuk Ray.Sudah lebih dari sebulan Kishi tidak lagi menemui Ray. Terakhir adalah saat Kishi mengantarkan amplop titipan Tito. Itu pun Ray tidak ada di rumah. Dia hanya ditemani Mama Ray. Setelah itu Kishi menjauh. Mencoba menahan diri. Dia harus tahu, apa memang ada yang bisa diharapkan.Tapi ternyata tidak! Sama sekali tidak!Ray tidak mencarinya. Tidak menelepon. Tidak datang ke rumah.Mungkin dia memang harus melupakan. Tidak usah mengharapkannya. Tapi bisakah? Sebulan ini saja Kishi sudah merasa kehilangan."Oya, Kish. Tadi Warnie...

CHAPTER 6: HATIKU PATAH

"Mau tolong aku, Nie?""Apa?""Kalau pulang lewat rumah Mas Ray, kan?""Kadang-kadang. Memangnya kenapa?""Kalau lewat, tolong mampir sebentar. Ada beberapa barangku yang tertinggal di tempatnya."Warnie menoleh. Menatap Kishi dengan dahi berkerut."Ada apa denganmu?""Tidak ada." Kishi tersenyum."Kenapa harus aku yang datang? Bukan kamu?""Aku sibuk. Mesti belajar untuk ujian semester.""Biasanya minta Ray yang mengajarkan.""Merepotkan dia saja.""Hei, ada apa denganmu?" ulang Warnie heran.Kishi menarik napas panjang, menunduk sedikit."Kamu benar. Aku memang bukan apa-apa untuk Mas Ray.""Oo, Kish." Warnie memeluk Kishi. "Dia mengatakan itu padamu?""Aku melihatnya sendiri. Ika kembali.""Dia bilang akan kembali pada Ika?""Mas Ray tidak menjelaskan apa-apa. Aku melihatnya memeluk Ika. Apa itu tidak menjelaskan...

CHAPTER 7: PASTIKAN DIA JANGAN MENUNGGU

"Seharusnya Mas Ray tidak perlu repot-repot begini. Sampai mengantarkan segala. Aku sudah minta tolong Warnie.""Warnie datang kemarin. Tapi aku katakan, ingin aku antar sendiri.""Ada yang penting?" Kishi duduk di hadapan Ray. Menatapnya."Kalau tidak penting, tidak boleh menemuimu?""Bukan begitu. Biasanya Mas Ray kan....""Tidak pernah mencarimu, apa lagi sampai ke rumah?" potong Ray tersenyum. "Selama ini aku terlalu sibuk dengan diriku sendiri, ya?""Tak apa. Melukis toh bukan hal yang jelek.""Bukan itu. Maksudku...."Kishi menunduk. "Aku mengerti.""Seharusnya aku bisa lebih memahamimu.""Tidak perlu. Pahami saja keinginan Mas Ray." Kishi menelan ludah pahit. "Sudah terima amplop coklat yang kutitipkan?""Ya.""Tito bilang, itu panggilan kerja untuk Mas Ray."Ray mengangguk. "Pertambangan minyak...

Bab I Jangan Pasung Cintaku

Syanda tercenung sesaat di muka kulkas memilih minuman yang hendak disajikannya untuk Aditya. Kalau untuk dia sendiri sih, gampang. Cappuccino."Belum pulang juga anak itu?!" tegur Mama. Syanda hanya menggeleng. Dia tahu, di rumah ini tidak seorang pun menyukai Aditya. Dan yang paling sering menunjukkan rasa tidak senang itu adalah Mama."Sudah jam berapa ini....""Ini kan malam Minggu, Ma," kilah Syanda sambil mencomot sebotol Coca-Cola jumbo dari kulkas."Malam Minggu sih, malam Minggu. Zaman Mama masih muda dulu juga ada malam Minggu. Tapi tidak sampai selarut seperti ini hura-hura sama pacarnya.""Zaman Mama kan, dua puluh tahun yang lalu. Kuno. Ya lain, dong," ujar Syanda berkelakar. Mama mencibir. "Botol yang keberapa itu?" tanyanya nyinyir, melirik dengan rupa tidak senang."Kenapa...

Bab II To You I Belong

Rain feel down You where there I cried for you when I hurt my hand Storm a-rushing in Wind was howling I called for you, you where there.... Suara B*Witched dari Radio Prambors FM masih memenuhi ruang kamar Syanda. Di atas bantal, Syanda merenung. Terlentang menatap langit-langit kamarnya. Tiada lagi hari-hari bersama Aditya. Tidak ada lagi acara JJS yang mengesankan. Tidak ada acara shopping bersama ke Blok M Plaza. Juga, tidak ada tawa canda ceria lagi di malam Minggu. Ah, betapa beratnya menerima kenyataan kehilangan sesuatu yang amat berarti dalam hidupnya secara tiba-tiba. Hari-harinya kini terasa terpenggal. Padahal baru beberapa hari berlalu. Apalagi satu tahun?Syanda bergidik membayangkan. Tiga ratus enam puluh lima hari harus dilaluinya dalam kesendirian. Apakah dia...

Bab III Aku Akan Tetap Menunggumu

Syanda tercenung menatap lembar-lembar diarinya. Belakangan ini dia seolah menorehkan kenangan biru dan kelabu semata. Biasanya, hari-hari yang dicatatnya adalah hari penuh bunga, penuh tawa dan canda ceria bersama Aditya. Tapi kini? Dihelanya napasnya yang kian hari terasa berat. Bahkan ada sekelumit rasa enggan untuk mengisi diarinya lagi. Diari, tulisnya. Entah apa lagi yang akan terjadi esok, lusa, minggu depan, bulan depan, seratus hari lagi, dan... ratusan hari yang lain lagi. Ah, sepertinya semua mendadak hilang. Begitu tiba-tiba dan tanpa sisa untukku! Apa yang tengah dilakukan Aditya di panti sana? Apakah dia merasakan sepi yang menggigit nurani ini? Apakah dia juga tengah bergumul dengan keragu-raguannya? Apakah dia juga mulai bimbang? Ya, Tuhan! Kenapa petaka itu harus...

Pages 381234 »

 
Cheap Web Hosting | new york lasik surgery | cpa website design